Apikin.com

Blog · Desain & Identitas

Rebranding Sporting CP: Menyegarkan Lambang tanpa Memutus Sejarah

Klub Lisbon Sporting CP memperbarui lambangnya untuk ulang tahun ke-120 dengan merujuk desain era 1940-an. Begini cara sejarah dijadikan sistem merek.

Panorama tribune penuh penonton di stadion Sporting CP, Estádio José Alvalade, saat pertandingan malam
Foto: Humberto Santos / Unsplash

Klub sepak bola asal Lisbon, Sporting Clube de Portugal atau Sporting CP, memperkenalkan lambang dan identitas visual yang diperbarui. Menurut Dezeen, yang memberitakannya pada 6 Juli 2026, pembaruan ini menandai ulang tahun ke-120 klub. Perancangnya adalah agensi merek Jones Knowles Ritchie (JKR), yang didirikan di London pada 1990 dan dikenal lewat pekerjaan merek untuk Burger King dan Fanta.

Ringkasnya

  • Lambang disederhanakan dengan menonjolkan sosok singa
  • Lima simbol klub diolah menjadi pola dan elemen grafis
  • Huruf khusus Sporting Sans menyatukan seluruh materi

Tujuannya ganda. Identitas baru harus tetap terikat pada sejarah klub, tetapi juga mampu menarik penggemar yang lebih muda. Direktur kreatif eksekutif global JKR, Sean Thomas, menegaskan bahwa pekerjaan ini "was not a case of starting from scratch", atau tidak dimulai dari nol.

Menyederhanakan dengan merujuk masa lalu

Perubahan paling terlihat ada pada lambang. Dezeen menjelaskan bahwa perisai luar dihilangkan agar perhatian langsung tertuju pada sosok singa. Dengan begitu, tulisan Sporting Lisbon dan bilah putih di perisai luar ikut hilang. Warna singa diubah dari kuning menjadi putih agar warna utama klub lebih menonjol.

Singa itu juga digambar ulang. Surainya dibuat lebih melengkung dan mengalir, sedangkan ekornya dibentuk menyerupai huruf S sebagai rujukan pada nama klub. Secara keseluruhan, desain akhirnya banyak mengambil inspirasi dari identitas klub pada era 1940-an.

Ini pendekatan yang sering dipakai merek berusia panjang. Alih-alih menciptakan bentuk baru, desainer menggali arsip dan memilih bentuk lama yang paling kuat. Hasilnya terasa segar bagi penggemar baru, sekaligus akrab bagi penggemar lama.

Dari lambang menjadi sistem

Pembaruan ini tidak berhenti pada logo. JKR juga merancang huruf khusus bernama Sporting Sans bersama perusahaan huruf F37. Huruf ini, bersama singa yang digambar ulang, tampil menonjol di berbagai barang dagangan klub.

Identitas baru memadukan lima simbol penting bagi klub, yaitu singa, perisai, mahkota, garis-garis, dan Porta 10-A. Porta 10-A adalah gerbang besi tempa menuju stadion klub. Motif besinya diolah menjadi pola untuk grafis dan barang dagangan.

Pendekatan sistem seperti ini penting bagi klub olahraga. Identitas mereka tampil di tempat yang sangat beragam, mulai dari seragam dan barang dagangan hingga kanal digital dan stadion. Lambang saja tidak cukup untuk mengisi semua ruang itu. Pola, huruf, dan warna yang diatur dengan baik membuat setiap materi tetap terasa satu keluarga, meski logonya tidak selalu tampil.

Menurut Dezeen, klub juga mengaitkan identitas barunya dengan nilai yang mereka sebut Code, yaitu mengembangkan manusia lebih dulu, baru kemudian atlet. Kepala strategi dan operasional Sporting CP, André Bernardo, menyebut identitas baru lahir dari keyakinan tersebut.

Apa artinya bagi Anda

  • Periksa arsip sebelum membuat yang baru. Logo, foto, atau kemasan lama sering menyimpan bentuk yang layak dihidupkan kembali.
  • Sederhanakan tanpa menghapus jati diri. Buang elemen yang tidak perlu, tetapi pertahankan simbol yang paling dikenali.
  • Kumpulkan simbol pendukung. Bangunan, benda, atau motif yang punya arti bagi komunitas Anda dapat diolah menjadi pola dan elemen grafis.
  • Pertimbangkan huruf yang khas. Jenis huruf yang konsisten membuat materi Anda mudah dikenali, bahkan tanpa logo.
  • Kaitkan desain dengan nilai organisasi. Identitas lebih mudah dijelaskan bila berangkat dari prinsip yang sudah dipegang bersama.

Klub olahraga, sekolah, komunitas, dan usaha keluarga di Indonesia juga banyak yang memiliki sejarah panjang. Bila Anda ingin menyegarkan identitas tanpa kehilangan akarnya, lihat layanan desain kami atau ceritakan sejarah merek Anda.

Sumber

Kredit gambar. Sampul: Humberto Santos / Unsplash (Unsplash License)

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Apikin dari sumber di atas untuk keperluan informasi.

Baca juga

Artikel lain

Punya kebutuhan serupa?

Ceritakan tujuan, audiens, dan tenggat Anda. Kami siapkan lingkup dan penawarannya.