Apikin.com

Blog · Konten Digital

Podcast di YouTube Capai Satu Miliar Penonton Aktif Bulanan

YouTube mencatat lebih dari satu miliar penonton aktif bulanan untuk konten podcast. Format obrolan berbasis video kini layak dipertimbangkan organisasi.

Ilustrasi tipografi bertema podcast dengan ikon mikrofon dan layar video, bertuliskan Tren Podcast
Ilustrasi: Tim Apikin

YouTube mengumumkan bahwa konten podcast di platformnya kini ditonton lebih dari satu miliar pengguna aktif setiap bulan. Angka itu disampaikan melalui YouTube Official Blog pada 26 Februari 2025, dalam tulisan Tim Katz, Vice President Partnerships, Podcasts. Menurut YouTube, angka tersebut tercatat per Januari 2025.

YouTube juga menyebut dirinya sebagai layanan yang paling sering dipakai untuk mendengarkan podcast di Amerika Serikat. Klaim itu merujuk pada riset Edison Research. Selain itu, sepanjang 2024 penonton menghabiskan lebih dari 400 juta jam per bulan untuk menonton podcast melalui perangkat di ruang keluarga, seperti televisi.

Ringkasan poin penting: Lebih dari 1 miliar penonton aktif bulanan konten podcast; Lebih dari 400 juta jam podcast ditonton per bulan lewat TV; Podcast video membuka jalur konten panjang bagi organisasi
Ringkasan poin penting dari artikel ini, disusun Tim Apikin.

Podcast tidak lagi sekadar audio

Dahulu podcast identik dengan rekaman suara yang didengar sambil bepergian. Kini banyak acara obrolan direkam dengan kamera, lalu diunggah utuh beserta potongan pendeknya. Tubefilter, yang mengulas pengumuman itu, mencatat bahwa YouTube sudah serius menggarap podcast sejak menunjuk kepala podcast pertamanya pada 2021.

Dalam pengumumannya, YouTube merangkum alasannya dengan kalimat singkat: "Podcasts with video are more than just a trend." YouTube juga menyebut perluasan kelayakan bagi podcaster dalam Program Partner YouTube, sehingga pembuat podcast dapat ikut berbagi pendapatan.

Mengapa angka di layar televisi penting

Angka 400 juta jam di perangkat ruang keluarga menunjukkan pola menonton yang berbeda dari media sosial. Penonton di depan televisi cenderung duduk lebih lama dan menyimak percakapan panjang. Artinya, konten panjang yang tertata tetap punya tempat di tengah ramainya video pendek.

Bagi organisasi, format ini menawarkan ruang yang jarang dimiliki unggahan biasa. Sebuah instansi dapat menjelaskan program secara utuh. Perusahaan dapat menghadirkan ahli internal untuk membahas topik yang dekat dengan pelanggannya. UMKM dapat bercerita tentang proses di balik produknya.

Tantangan di balik kamera

Podcast video menuntut lebih dari sekadar menyalakan kamera. Kualitas suara, tata cahaya, sudut kamera, dan alur obrolan sangat menentukan apakah penonton bertahan. Konsistensi jadwal juga penting, karena penonton podcast terbiasa menunggu episode berikutnya.

Memulai tanpa harus besar

Podcast video tidak harus dimulai dengan studio mahal. Yang lebih penting adalah kejelasan tujuan. Tentukan dahulu siapa penonton yang ingin Anda jangkau dan apa yang ingin mereka pahami setelah menonton. Dari situ, Anda dapat memilih format: wawancara dengan narasumber, obrolan dua pembawa acara, atau tanya jawab dari pertanyaan audiens.

Episode percontohan juga membantu. Rekam satu atau dua episode, tonton ulang bersama tim, lalu perbaiki bagian yang terasa lambat atau kurang jelas. Cara ini lebih hemat daripada langsung berkomitmen pada banyak episode tanpa tahu formatnya cocok atau tidak.

Perlu dicatat, angka satu miliar itu berlaku global dan mengukur penonton konten podcast di YouTube secara keseluruhan. Angka tersebut tidak menggambarkan pasar Indonesia secara khusus. Meski begitu, arah perkembangannya memberi sinyal bahwa format percakapan panjang masih diminati di tengah dominasi video pendek.

Apa artinya bagi Anda

  • Pertimbangkan format obrolan. Topik yang rumit sering lebih mudah dipahami lewat percakapan daripada lewat poster.
  • Rencanakan satu rekaman untuk banyak format. Episode utuh dapat dipotong menjadi klip pendek dan kutipan visual.
  • Utamakan kualitas suara. Penonton lebih memaafkan gambar sederhana daripada suara yang tidak jelas.
  • Siapkan kerangka episode. Daftar pertanyaan dan durasi tiap segmen membantu obrolan tetap fokus.
  • Jaga jadwal tayang. Mulailah dengan target yang realistis, misalnya satu episode sebulan.

Bila Anda sedang menimbang podcast video untuk organisasi, kami dapat membantu dari perencanaan topik hingga penyuntingan. Pelajari layanan produksi konten kami atau sampaikan rencana Anda.

Sumber

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Apikin dari sumber di atas untuk keperluan informasi.

Baca juga

Artikel lain

Punya kebutuhan serupa?

Ceritakan tujuan, audiens, dan tenggat Anda. Kami siapkan lingkup dan penawarannya.