Apikin.com

Blog · Desain & Identitas

Rebranding Grup BRI: Pelajaran Arsitektur Merek untuk Organisasi

BRI, BRI Finance, dan BRI Life berganti logo dalam kurun dua bulan. Simak cara sebuah grup menyelaraskan identitas induk dengan anak usahanya.

Ilustrasi tipografis berisi tiga blok logo abstrak bernuansa biru yang tersusun bertingkat, melambangkan merek induk dan anak usaha
Ilustrasi: Tim Apikin

Grup BRI sedang menyeragamkan wajah mereknya. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkenalkan logo baru pada 16 Desember 2025 di Menara Brilian, Jakarta, seperti dilaporkan Republika. Dalam beberapa minggu berikutnya, anak usahanya menyusul. BRI Finance mengganti logo pada 13 Januari 2026, lalu BRI Life mengumumkan logo baru pada 20 Februari 2026.

Perubahan pada logo induk terbilang halus. Warna biru khas BRI diperbarui menjadi Nusantara Blue yang lebih cerah, dan ketebalan hurufnya disesuaikan. Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyebut perusahaan ingin dipandang sebagai "bank untuk semua orang di mana pun mereka berada".

Ringkasan poin penting: BRI memperbarui logo dan warna menjadi Nusantara Blue; Anak usaha menyelaraskan warna induk dengan karakter sendiri; Rebranding berangkat dari riset persepsi, bukan selera
Ringkasan poin penting dari artikel ini, disusun Tim Apikin.

Berangkat dari riset persepsi

Menurut Republika, rebranding ini merujuk pada riset AC Nielsen. Temuannya antara lain persepsi bahwa BRI terkesan tua di mata segmen perkotaan dan anak muda, layanan digital yang dinilai kurang menarik, serta ikatan emosional dengan merek yang lemah. Identitas lama juga dianggap belum sepenuhnya sesuai dengan harapan Generasi Z.

Ini pelajaran penting. Logo baru tidak lahir dari selera. Ia lahir dari masalah persepsi yang terukur, lalu dijawab lewat perubahan visual yang terarah.

Anak usaha menyesuaikan, bukan menyalin

Yang menarik adalah cara anak usaha mengikuti induknya. Infobank melaporkan bahwa logo BRI Finance kini lebih didominasi biru, setelah sebelumnya memadukan biru dan kuning. Manajemen menyatakan perubahan itu tidak berdampak material pada operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.

BRI Life mengambil jalan yang sedikit berbeda. Menurut Kontan, logonya memadukan Nusantara Blue dengan Charcoal Grey. Bentuknya berupa persegi membulat yang berlapis, yang dimaknai sebagai perlindungan. Perusahaan juga menyiapkan supergrafis, yaitu elemen grafis besar yang mendampingi logo. Direktur BRI Life Sutadi menyebut perubahan ini bukan hanya soal tampilan, melainkan bagian dari arah strategis perusahaan.

Pola ini dikenal sebagai arsitektur merek (brand architecture), yaitu cara sebuah grup mengatur hubungan visual antara merek induk dan merek turunannya. Warna induk menjadi benang merah. Setiap anak usaha tetap diberi ruang untuk menonjolkan karakter bidang usahanya.

Tantangan di balik perubahan halus

Perubahan warna dan ketebalan huruf terlihat kecil. Namun, bagi grup dengan jaringan layanan luas, perubahan semacam itu umumnya harus diterapkan di banyak titik sentuh, misalnya aplikasi, kantor layanan, seragam, formulir, dan materi promosi. Semakin banyak unit usaha, semakin besar risiko muncul versi logo yang berbeda-beda.

Karena itu, pembaruan identitas grup membutuhkan pedoman yang tegas. Isinya mencakup kode warna untuk cetak dan layar, aturan ruang kosong di sekitar logo, serta contoh penerapan yang benar dan keliru. Tanpa pedoman semacam itu, keselarasan yang dirancang di atas kertas mudah hilang saat diterapkan di lapangan.

Apa artinya bagi Anda

  • Mulai dari pertanyaan, bukan dari logo. Cari tahu dulu bagaimana pelanggan memandang merek Anda. Survei sederhana pun lebih baik daripada menebak.
  • Tetapkan elemen pengikat. Bila Anda memiliki beberapa unit usaha atau cabang, putuskan elemen apa yang wajib sama, misalnya warna utama atau jenis huruf.
  • Beri ruang untuk perbedaan. Unit yang melayani kebutuhan berbeda boleh memiliki warna pendamping atau elemen grafis sendiri, selama masih dalam satu sistem.
  • Perubahan halus tetap butuh pedoman. Pergantian nuansa warna atau ketebalan huruf harus didokumentasikan agar semua materi diperbarui dengan nilai yang sama.
  • Atur jadwal penerapan. Tentukan urutan pembaruan, dari kanal digital hingga papan nama dan formulir cetak.

Bila organisasi Anda memiliki beberapa unit dan ingin tampil sebagai satu keluarga merek, pelajari layanan desain identitas kami atau hubungi kami untuk berdiskusi.

Sumber

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Apikin dari sumber di atas untuk keperluan informasi.

Baca juga

Artikel lain

Punya kebutuhan serupa?

Ceritakan tujuan, audiens, dan tenggat Anda. Kami siapkan lingkup dan penawarannya.