Apikin.com

Blog · Website & Aplikasi

AI Mode Google Kini Berbahasa Indonesia: Siapkah Website Anda?

Sejak September 2025, AI Mode di Google Search mendukung bahasa Indonesia. Pengguna kini bisa bertanya panjang; website lokal perlu menyajikan jawaban jelas.

Ilustrasi tipografis bertuliskan Pencarian AI dengan judul AI Mode Google Kini Fasih Berbahasa Indonesia dalam warna merek Apikin
Ilustrasi: Tim Apikin

Google mulai menghadirkan AI Mode di Google Search dalam bahasa Indonesia pada September 2025. Menurut blog resmi Google tertanggal 8 September 2025, bahasa Indonesia ditambahkan bersama bahasa Hindi, Jepang, Korea, dan Portugis Brasil. Sehari kemudian, detikInet melaporkan bahwa fitur ini dapat dicoba melalui google.com/ai, dengan peluncuran yang berlangsung bertahap.

AI Mode adalah cara mencari yang berbentuk percakapan. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan yang rumit dan berlapis, lalu menerima jawaban ringkas yang disusun AI beserta tautan untuk menjelajah lebih jauh.

Ringkasan poin penting: AI Mode mendukung bahasa Indonesia sejak September 2025; Pengguna bisa mengajukan pertanyaan panjang dan rumit; Website perlu informasi lengkap dalam bahasa Indonesia
Ringkasan poin penting dari artikel ini, disusun Tim Apikin.

Dari bahasa Inggris ke bahasa lokal

Seperti dilaporkan TechCrunch, AI Mode sebelumnya hanya tersedia dalam bahasa Inggris selama lebih dari enam bulan. Fitur ini awalnya diuji di Amerika Serikat, lalu diperluas ke Inggris dan India. Pada Agustus 2025, AI Mode menjangkau sekitar 180 pasar baru, tetapi masih dalam bahasa Inggris.

Google menyebut perluasan bahasa ini memakai versi khusus model Gemini 2.5. Dalam blognya, Google menegaskan bahwa membangun pencarian yang benar-benar global jauh melampaui urusan menerjemahkan.

Cara orang bertanya ikut berubah

Dengan AI Mode berbahasa Indonesia, calon pelanggan bisa bertanya dengan kalimat sehari-hari. Contohnya, mereka bisa menanyakan penyedia katering untuk acara kantor di kota tertentu yang menerima pesanan mendadak. Atau, warga bisa menanyakan syarat sebuah layanan di instansi daerah.

Jawaban AI disusun dari informasi yang tersedia di web. Bila informasi tentang usaha atau instansi Anda tidak tersedia, tidak lengkap, atau hanya ada dalam bahasa asing, Anda kehilangan kesempatan untuk dijelaskan dengan tepat. Kami tidak dapat memastikan bagaimana sebuah halaman dipilih oleh sistem AI. Namun, halaman yang jelas dan mutakhir tentu lebih berguna, baik bagi mesin maupun bagi manusia yang akhirnya berkunjung.

Bagi UMKM, perubahan ini membuka peluang sekaligus tantangan. Usaha kecil yang informasinya lengkap di web lebih mudah dijelaskan secara utuh. Sebaliknya, usaha yang hanya mengandalkan pesan berantai atau unggahan media sosial mungkin lebih sulit dikenali dengan tepat.

Perlu diingat pula, kritik bahwa fitur AI di pencarian mengurangi klik ke website masih terus mengemuka. TechCrunch mencatat Google membantah anggapan tersebut. Apa pun hasil perdebatan itu, website resmi tetap menjadi tempat pengunjung memastikan informasi sebelum bertindak.

Arah pengembangan berikutnya

TechCrunch juga mencatat Google sedang menguji kemampuan AI Mode untuk menjalankan tugas, seperti memesan meja restoran. Fitur ini baru tersedia terbatas bagi pelanggan berbayar tertentu di Amerika Serikat. Menurut laporan yang sama, seorang manajer produk Google DeepMind menyebut AI Mode direncanakan menjadi pengalaman pencarian bawaan dalam waktu dekat. Rencana semacam ini dapat berubah. Namun, arahnya cukup jelas: pencarian makin banyak berlangsung dalam bentuk percakapan.

Apa artinya bagi Anda

  • Sajikan informasi inti dalam bahasa Indonesia. Nama layanan, wilayah jangkauan, jam operasional, dan cara menghubungi sebaiknya tertulis jelas.
  • Jawab pertanyaan yang sering diajukan. Halaman tanya jawab dengan kalimat lugas membantu pengunjung dan memperjelas maksud halaman.
  • Tulis untuk manusia, bukan untuk kata kunci. Pertanyaan pengguna makin panjang dan alami; gaya tulisan Anda pun sebaiknya demikian.
  • Perbarui data secara rutin. Alamat, harga, atau persyaratan yang usang dapat menyesatkan calon pelanggan.
  • Pastikan tampilan nyaman di ponsel. Banyak orang akan membuka tautan dari jawaban AI melalui telepon genggam.

Bila Anda ingin website usaha atau instansi Anda menyajikan informasi yang lebih runtut dan mudah diperbarui, lihat layanan website kami atau ceritakan kebutuhan Anda.

Sumber

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Apikin dari sumber di atas untuk keperluan informasi.

Baca juga

Artikel lain

WCAG 2.2 Resmi Menjadi Standar Internasional ISO

Pedoman aksesibilitas web WCAG 2.2 kini terbit sebagai ISO/IEC 40500:2025. Simak isi pentingnya dan apa artinya bagi tampilan website organisasi Anda.

Punya kebutuhan serupa?

Ceritakan tujuan, audiens, dan tenggat Anda. Kami siapkan lingkup dan penawarannya.