Apikin.com

Blog · Media Sosial

180 Juta Identitas Media Sosial di Indonesia, Ini Arti Datanya

Laporan Digital 2026 mencatat 180 juta identitas media sosial di Indonesia, sementara APJII mencatat penetrasi internet 80,66 persen. Apa artinya bagi Anda?

Ilustrasi tipografis bertuliskan 180 Juta Identitas Media Sosial di Indonesia dengan siluet peta kepulauan sederhana
Ilustrasi: Tim Apikin

Media sosial kini menjangkau sebagian besar warga Indonesia. Menurut laporan Digital 2026: Indonesia yang diterbitkan DataReportal pada 5 November 2025, terdapat 180 juta identitas pengguna media sosial di Indonesia pada Oktober 2025. Jumlah itu setara 62,9 persen populasi.

We Are Social Indonesia, yang turut merilis laporan tersebut, mencatat angka itu naik 26 persen dibanding tahun sebelumnya. Sebagaimana laporan global, identitas pengguna belum tentu sama dengan jumlah orang, karena satu orang dapat memiliki beberapa akun.

Ringkasan poin penting: Identitas media sosial Indonesia naik 26 persen menjadi 180 juta; Rata-rata 21 jam 50 menit per minggu di media sosial; Tiga dari lima pengguna riset merek lewat media sosial
Ringkasan poin penting dari artikel ini, disusun Tim Apikin.

Waktu yang dihabiskan di media sosial

Menurut ringkasan We Are Social, orang Indonesia menghabiskan rata-rata 21 jam 50 menit per minggu di media sosial, termasuk menonton video daring. Mereka memakai rata-rata 7,7 platform setiap bulan.

WhatsApp menjadi aplikasi yang paling sering dipakai. Sembilan dari sepuluh orang Indonesia aktif menggunakannya setiap bulan. Dari sisi jangkauan iklan, DataReportal mencatat YouTube menjangkau 151 juta pengguna di Indonesia pada akhir 2025.

Media sosial sebagai tempat meriset merek

Temuan yang paling relevan bagi pelaku usaha menyangkut cara orang mengenal merek. We Are Social mencatat tiga dari lima pengguna internet di Indonesia menjadikan media sosial saluran utama untuk meriset merek secara daring. Mesin pencari masih menjadi sumber penemuan merek teratas, tetapi iklan dan kolom komentar di media sosial menyusul tidak jauh di belakangnya.

Artinya, calon pelanggan kerap memeriksa akun media sosial sebelum memutuskan membeli atau menghubungi. Akun yang jarang diperbarui, tidak memuat informasi kontak, atau membiarkan komentar tanpa jawaban dapat menimbulkan keraguan.

Data APJII menguatkan gambaran yang sama

Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan arah serupa. Seperti diberitakan detikInet pada 6 Agustus 2025, APJII mencatat 229.428.417 pengguna internet di Indonesia pada 2025, atau penetrasi 80,66 persen. Survei ini melibatkan 8.700 responden.

Kedua sumber memakai metode berbeda, sehingga angkanya tidak bisa dibandingkan langsung. Namun, keduanya sama-sama menunjukkan bahwa sebagian besar audiens bisnis dan instansi kini dapat dijangkau secara daring.

Membaca angka secara proporsional

Angka nasional yang besar tidak berarti setiap usaha harus mengejar semua orang. Audiens yang relevan bagi toko kue di satu kota tentu berbeda dengan audiens sebuah kementerian. Data nasional berguna untuk memahami kebiasaan umum, sedangkan keputusan harian sebaiknya bertumpu pada data akun Anda sendiri.

Satu hal yang berlaku umum adalah panjangnya waktu yang dihabiskan di media sosial. Waktu yang panjang membuka peluang untuk dilihat, tetapi juga berarti persaingan perhatian yang ketat. Konten yang jelas, relevan, dan diunggah secara teratur lebih mudah diingat daripada unggahan sesekali.

Bagi instansi pemerintah, angka ini juga menunjukkan bahwa media sosial menjadi salah satu pintu utama warga mencari informasi. Profil yang lengkap, jawaban yang konsisten, dan tautan ke kanal layanan resmi membantu warga menemukan informasi yang benar tanpa harus bertanya berulang kali.

Apa artinya bagi Anda

  • Anggap akun media sosial sebagai etalase. Pastikan profil memuat informasi kontak, jam layanan, dan alamat yang benar.
  • Tanggapi komentar dan pesan. Kolom komentar ikut dibaca calon pelanggan, jadi jawablah pertanyaan dengan sopan dan tepat waktu.
  • Hubungkan dengan WhatsApp. Karena WhatsApp paling sering dipakai, sediakan jalur yang jelas dari unggahan ke percakapan.
  • Jaga konsistensi unggahan. Jadwal yang teratur menunjukkan bahwa akun dan usaha Anda masih aktif.

Mengelola akun yang selalu siap dikunjungi calon pelanggan memang menyita waktu. Bila Anda ingin berbagi beban itu, lihat layanan pengelolaan media sosial kami atau ceritakan kebutuhan Anda.

Sumber

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Apikin dari sumber di atas untuk keperluan informasi.

Baca juga

Artikel lain

Punya kebutuhan serupa?

Ceritakan tujuan, audiens, dan tenggat Anda. Kami siapkan lingkup dan penawarannya.