Apikin.com

Blog · Media Sosial

Laporan Digital 2026: 5,66 Miliar Identitas Pengguna Media Sosial

Laporan Digital 2026 mencatat 5,66 miliar identitas pengguna media sosial. Data ini menunjukkan mengapa merek cukup fokus pada dua atau tiga platform utama.

Ilustrasi tipografis bertuliskan 5,66 Miliar Identitas di Media Sosial dengan bola dunia bergaris sederhana
Ilustrasi: Tim Apikin

Jumlah identitas pengguna media sosial di dunia kini mencapai 5,66 miliar. Angka itu tercantum dalam laporan Digital 2026 Global Overview yang diterbitkan DataReportal pada 15 Oktober 2025. Menurut analisis Kepios dalam laporan tersebut, jumlah itu setara 68,7 persen populasi dunia.

Laporan yang sama mencatat pertambahan 259 juta identitas, atau 4,8 persen, dalam 12 bulan hingga Oktober 2025. DataReportal mengingatkan bahwa identitas pengguna belum tentu mewakili individu yang berbeda. Satu orang bisa memiliki lebih dari satu akun.

Ringkasan poin penting: Identitas pengguna media sosial setara 68,7 persen populasi dunia; Lebih dari 30 persen orang dewasa temukan merek lewat iklan sosial; Dua atau tiga platform utama menjangkau 9 dari 10 pengguna
Ringkasan poin penting dari artikel ini, disusun Tim Apikin.

Internet makin luas, platform tidak bertambah

Jumlah pengguna internet di dunia mencapai 6,04 miliar pada awal Oktober 2025, atau 73,2 persen populasi. DataReportal mencatat sebagian pertumbuhan itu berasal dari revisi data adopsi internet di India.

Menariknya, jumlah platform yang dipakai tidak ikut bertambah. Mengutip riset GWI, laporan ini menyebut orang dewasa daring memakai rata-rata 6,75 platform media sosial per bulan pada kuartal kedua 2025. Angka itu sedikit turun dari 6,86 platform pada kuartal keempat 2024.

Media sosial tetap penting untuk dikenal

Laporan ini juga menyoroti peran media sosial dalam pengenalan merek. Iklan di media sosial menjadi sumber kesadaran merek ketiga, setelah mesin pencari dan iklan televisi. Lebih dari 30 persen orang dewasa pengguna internet mengaku menemukan merek, produk, dan layanan baru lewat iklan di platform sosial.

Untuk kelompok usia 16 sampai 34 tahun, iklan media sosial bahkan menjadi pendorong utama kesadaran merek. Artinya, bagi bisnis yang menyasar audiens muda, kehadiran di media sosial sulit diabaikan.

Tidak perlu hadir di semua platform

Salah satu temuan yang paling praktis menyangkut pilihan kanal. Menurut data GWI yang dikutip laporan ini, kehadiran di dua atau tiga platform teratas sudah membuka peluang menjangkau 9 dari 10 pengguna media sosial. Penulis laporan menilai merek tidak perlu mengejar setiap platform baru.

Temuan ini penting bagi UMKM dan instansi dengan tim kecil. Membuka akun di banyak platform lalu membiarkannya sepi justru dapat menurunkan kepercayaan. Lebih baik mengelola sedikit akun secara konsisten daripada banyak akun secara setengah-setengah.

Cara membaca data untuk perencanaan

Laporan global semacam ini paling berguna sebagai gambaran arah, bukan pengganti data akun Anda sendiri. Angka rata-rata dunia belum tentu mencerminkan kebiasaan pelanggan di kota atau sektor Anda. Karena itu, padukan temuan laporan dengan data dari dasbor akun, misalnya usia pengikut, jam aktif, dan jenis konten yang paling banyak ditanggapi.

Dari situ, Anda dapat menentukan platform mana yang layak menjadi prioritas. Platform lain tidak harus ditinggalkan sepenuhnya, tetapi dapat dikelola dengan frekuensi yang lebih ringan dan tujuan yang lebih sempit.

Laporan ini juga mengingatkan bahwa angka dari tahun ke tahun tidak selalu dapat dibandingkan langsung, karena sumber data dapat direvisi. Karena itu, gunakan angka sebagai penanda kecenderungan, bukan sebagai patokan yang mutlak. Keputusan akhir tetap sebaiknya diuji dengan data akun Anda sendiri.

Apa artinya bagi Anda

  • Pilih dua atau tiga platform utama. Dasarkan pilihan pada tempat audiens Anda paling aktif, bukan pada tren.
  • Rapikan akun yang tidak aktif. Perbarui informasinya atau arahkan pengunjung ke akun utama agar tidak membingungkan.
  • Siapkan anggaran iklan yang terukur. Karena iklan sosial berperan dalam pengenalan merek, uji iklan dengan nilai kecil lebih dulu.
  • Bacalah angka dengan hati-hati. Jumlah identitas pengguna bukan jumlah orang, jadi gunakan data ini sebagai gambaran umum.

Memusatkan tenaga pada beberapa akun utama membutuhkan perencanaan yang jelas. Bila Anda memerlukan bantuan menyusunnya, lihat layanan pengelolaan media sosial kami atau ceritakan kebutuhan Anda.

Sumber

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Apikin dari sumber di atas untuk keperluan informasi.

Baca juga

Artikel lain

Punya kebutuhan serupa?

Ceritakan tujuan, audiens, dan tenggat Anda. Kami siapkan lingkup dan penawarannya.