Apikin.com

Blog · Media Sosial

Survei Pew: 59 Persen Warga AS Dapat Berita dari Media Sosial

Pew Research Center mencatat 59 persen orang dewasa AS mendapat berita dari media sosial. Akun resmi makin berperan sebagai sumber informasi pertama publik.

Ilustrasi tipografis bertuliskan Lini Masa Kini Jadi Sumber Berita Utama dengan diagram batang sederhana
Ilustrasi: Tim Apikin

Media sosial makin menjadi sumber berita bagi warga Amerika Serikat. Menurut lembar fakta Pew Research Center yang terbit pada 19 Oktober 2026, 59 persen orang dewasa di negara itu mengaku setidaknya kadang-kadang mendapatkan berita dari media sosial. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding beberapa tahun terakhir.

Pew menyurvei 5.166 orang dewasa pada 24–30 Agustus 2026. Sebanyak 26 persen responden menyatakan sering mendapatkan berita dari media sosial. Sebanyak 33 persen lainnya menjawab kadang-kadang.

Ringkasan poin penting: 59 persen orang dewasa AS mendapat berita dari media sosial; Berita via TikTok naik dari 3 persen (2020) ke 20 persen (2026); Akun resmi perlu aktif agar publik tahu sumber yang sah
Ringkasan poin penting dari artikel ini, disusun Tim Apikin.

Platform video tumbuh paling cepat

Facebook dan YouTube masih memimpin. Pew mencatat 40 persen orang dewasa AS rutin mendapatkan berita di Facebook dan 34 persen di YouTube. Instagram berada di angka 23 persen, TikTok 20 persen, dan X 10 persen.

Perubahan paling mencolok terlihat pada platform yang mengandalkan video pendek dan visual. Pada 2020, hanya 3 persen orang dewasa AS yang rutin mendapat berita dari TikTok. Enam tahun kemudian angkanya menjadi 20 persen. Instagram juga naik dari 11 persen menjadi 23 persen pada periode yang sama.

Pew juga melihat seberapa besar porsi pengguna tiap platform yang mencari berita di sana. Sebanyak 57 persen pengguna Facebook dan 57 persen pengguna X rutin mendapat berita di platform tersebut. Untuk TikTok angkanya 53 persen, sedangkan untuk Instagram 46 persen.

Pelajaran bagi akun resmi

Data ini memotret Amerika Serikat, bukan Indonesia. Meski begitu, polanya patut dicermati. Banyak orang kini menerima informasi lewat lini masa, bukan dengan membuka situs resmi lebih dulu.

Bagi instansi pemerintah, organisasi, dan bisnis, hal ini membawa konsekuensi praktis. Akun media sosial resmi menjadi salah satu tempat pertama orang mencari kejelasan, misalnya soal jadwal layanan, perubahan harga, atau gangguan operasional. Bila informasi resmi terlambat atau sulit dipahami, ruang kosong itu mudah diisi unggahan pihak lain yang belum tentu akurat.

Akun yang aktif, konsisten, dan mudah dikenali membantu publik membedakan sumber yang sah. Sebaliknya, akun yang lama tidak diperbarui bisa membuat orang ragu apakah akun itu masih dikelola.

Kecepatan dan ketepatan harus seimbang

Ketika publik mencari informasi di media sosial, kecepatan menjadi penting. Namun, kecepatan tanpa ketepatan dapat menimbulkan masalah baru. Unggahan yang keliru lalu dikoreksi berulang kali membuat publik bingung tentang informasi mana yang benar.

Karena itu, akun resmi membutuhkan alur kerja yang jelas. Siapa yang mengumpulkan informasi, siapa yang menulis, dan siapa yang berwenang menyetujui perlu ditentukan sejak awal. Alur ini terutama dibutuhkan saat terjadi gangguan layanan, perubahan kebijakan, atau isu yang menarik perhatian banyak orang. Dengan alur yang disepakati, tim tidak perlu memperdebatkan prosedur ketika waktu sedang mendesak.

Prinsip ini berlaku pula bagi bisnis. Saat terjadi keterlambatan pengiriman atau gangguan layanan, pelanggan sering lebih dulu memeriksa akun media sosial merek. Pengumuman singkat yang jujur dan tepat waktu dapat meredam pertanyaan berulang di kolom komentar.

Apa artinya bagi Anda

  • Perlakukan akun resmi sebagai kanal informasi. Umumkan hal penting di media sosial bersamaan dengan situs web dan siaran pers.
  • Sesuaikan format dengan platform. Informasi yang sama mungkin perlu dikemas sebagai video singkat, gambar ringkas, atau teks pendek.
  • Siapkan alur klarifikasi. Tentukan siapa yang menyusun, siapa yang menyetujui, dan berapa lama batas waktu tanggapan ketika ada isu.
  • Pastikan identitas akun jelas. Gunakan nama dan logo resmi, tautan ke situs web, serta tanda verifikasi bila tersedia.

Menjaga akun resmi tetap sigap membutuhkan kebiasaan kerja yang tertata. Bila tim Anda memerlukan dukungan, kenali layanan pengelolaan media sosial kami atau ceritakan situasi Anda.

Sumber

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Apikin dari sumber di atas untuk keperluan informasi.

Baca juga

Artikel lain

Punya kebutuhan serupa?

Ceritakan tujuan, audiens, dan tenggat Anda. Kami siapkan lingkup dan penawarannya.