Apikin.com

Blog · Video

Reuters Institute: Video Daring Kini Jadi Jalur Utama Berita

Digital News Report 2026 mencatat 77 persen responden menonton video berita daring tiap pekan. Ini pelajaran bagi siapa pun yang ingin pesannya ditonton.

Ilustrasi tipografi bertuliskan video daring menyalip berita televisi, dengan ikon layar ponsel dan televisi
Ilustrasi: Tim Apikin

Menurut Digital News Report 2026 yang dirilis Reuters Institute for the Study of Journalism, Universitas Oxford, pada 16 Juni 2026, video daring kini menjadi cara utama banyak orang mengikuti berita. Laporan tahunan ini disusun dari survei terhadap 97.520 responden di 48 pasar, dengan sekitar 2.000 responden per pasar.

Temuan utamanya cukup tegas. Sebanyak 77 persen responden menonton video berita daring setiap pekan. Untuk pertama kalinya, mayoritas responden di semua 48 pasar melakukannya. Di 45 pasar, penonton video berita daring juga lebih banyak daripada penonton berita televisi siaran. Pengecualiannya adalah Jerman, Denmark, dan Belanda.

Ringkasan poin penting: 77% responden menonton video berita daring tiap pekan; Video daring mengalahkan berita TV di 45 dari 48 pasar; Pertumbuhan terjadi di platform, bukan situs penerbit
Ringkasan poin penting dari artikel ini, disusun Tim Apikin.

Penonton berpindah ke platform, bukan ke situs penerbit

Menariknya, pertumbuhan itu terjadi di platform pihak ketiga. Menonton video di situs dan aplikasi milik media justru turun 5 poin persentase menjadi 23 persen. Orang menemukan video di tempat yang sudah mereka kunjungi setiap hari.

Laporan itu mencatat Facebook dipakai 43 persen responden untuk berita, YouTube 34 persen, Instagram 26 persen, dan TikTok 20 persen. Secara keseluruhan, media sosial dan jaringan video (54 persen) kini menjadi jalur paling umum menuju berita daring. Angka itu di atas situs dan aplikasi berita (51 persen).

Instagram mencatat pertumbuhan paling kuat di antara jaringan berbasis video dan menjadi platform sosial utama untuk berita di kalangan usia 18–24 tahun (42 persen). TikTok dipakai untuk keperluan apa pun oleh 37 persen responden, naik dari 15 persen lima tahun lalu.

Video daring tidak selalu berarti video pendek

Satu hal yang sering terlewat: video daring tidak sama dengan video pendek. Reuters Institute mencatat TikTok memang condong ke klip di bawah dua menit. Namun, YouTube menampung semuanya, dari potongan singkat sampai program utuh. Sebanyak 21 persen pengguna YouTube untuk berita juga menonton siaran langsung.

Layar televisi pun ikut berubah fungsi. Sekitar 27 persen responden menonton berita sesuai permintaan lewat aplikasi seperti YouTube di televisi pintar. Video yang dibuat untuk ponsel kini juga ditonton di layar besar ruang keluarga.

Kreator ikut meramaikan layar

Laporan ini juga menyebut 27 persen responden mendapatkan berita dari kreator atau influencer yang berfokus pada berita. Meski begitu, hanya 3 persen yang mengandalkan kreator saja. Sebagian besar tetap memadukannya dengan media arus utama. Artinya, persaingan untuk mendapatkan perhatian penonton makin ramai.

Apa artinya bagi Anda

Temuan ini memang tentang berita. Namun, polanya relevan bagi siapa pun yang ingin pesannya ditonton, dari perusahaan sampai instansi pemerintah. Beberapa hal yang dapat Anda pertimbangkan:

  • Hadir di platform tempat audiens berada. Unggah video ke kanal yang benar-benar dipakai audiens Anda, bukan hanya ke situs sendiri.
  • Siapkan beberapa durasi. Satu bahan pengambilan gambar dapat disunting menjadi klip pendek untuk media sosial dan versi lengkap untuk YouTube.
  • Perhatikan tampilan di layar besar. Karena video juga ditonton di televisi pintar, kualitas gambar, suara, dan teks tetap penting.
  • Pertimbangkan siaran langsung. Untuk peluncuran, sosialisasi program, atau acara penting lain, siaran langsung yang direkam rapi dapat menjangkau mereka yang tidak hadir.
  • Tunjukkan identitas yang jelas. Di tengah banyaknya kreator, video resmi dengan identitas lembaga yang jelas membantu audiens mengenali sumber pertama.

Bila Anda ingin menyiapkan video yang siap tayang di berbagai platform, lihat layanan produksi video kami atau ceritakan rencana Anda kepada kami.

Sumber

Artikel ini ditulis ulang oleh Tim Apikin dari sumber di atas untuk keperluan informasi.

Baca juga

Artikel lain

Punya kebutuhan serupa?

Ceritakan tujuan, audiens, dan tenggat Anda. Kami siapkan lingkup dan penawarannya.